299 Mahasiswa Poltekes Kaltim Lakukan KKN di Kukar
Plt Asisten III Setkab Kukar Dafip Haryanto
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Sebanyak 299 mahasiswa Polteknik Kesehatan Kaltim melaksanakan praktek
Kuliah Kerja Nyata (KKN terpadu Interprofesional Education (IP) pada 32 UPTD
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pelaksanaan
KKN akan berlangsung sejak 1 November hingga 24 November 2023.
Plt Asisten III Setkab Kukar Dafip Haryanti melepas kegiatan KKN Poltekes
Kaltim, digedung Serbaguna Kantor Bappeda Kukar, Kamis (26/10/2023).
Kegiatan KKN ini merupakan wujud kerjasama antara Pemkab Kukar dan Poltekes
Kaltim, untuk memberi dampak yang positif bagi kesehatan masyarakat Kukar.”Saya
berharap kegiatan ini mampu mendorong kolaborasi antara Pemkan dan akademisi
kesehatan dalam memfasiitasi kesehatan bagi masyarakat. KKN ini akan dapat
membantu Pemkab yang terbatas SDM nya,” tutur Dafip Haryanto saat menyampaikan
sambutan mewakili Bupati Edi Damansyah.
Terkait dengan upaya pencegahan dan
penurunan angka stunting, Pemkab Kukar telah mengimplementasikan Perpres Nomor
72 Tahun 2021 tentang percepatan Penurunan Stunting (PPS) dengan membentuk Tim
Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kutai Kartanegara.”TPPS ini melibatkan
OPD terkait seperti Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kantor
Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Kecamatan se Kukar,” ucapnya.
Pemkab Kukar juga telah melakukan audit kasus stunting melalui intervensi
program yang telah dilakukan pada kelompok resiko dengan metode pencegahan dari
hulu sebelum kasus stunting terjadi, seperti calon penganti, ibu hamil, ibu
nifas dan bayi dibawah usia dua tahun. “Elementasi pendukung percepatan
penurunan stunting terdiri dari Tim Pendampingan Keluarga yang tersebar di 237
desa dan kelurahan. Tim tersebut terdiri 477 bidang, 1,431 kades PKK dan KB,
tim pakar yang terlibat terdiri komponen dokter, spesialis, yakni spesialis
kandungan, spesialis anak, dan ahli gizi serta psikologi yang ditunjuk Badan
Koordinasi Keluarga Berencana Nasional” paparnya.
Program KKN-T IP merupakan sebuah pengabdian mashyarakat yang memadukan
antara pembelajaran yang dilaksanakan di kampus dengan implementasi pengetahuan
bersama dalam kolaborasi kerja antara pihak profesional di masyarakat.
Dalam pelaksanaan KKN tersebut pada mahasiswa didampingi para pakar seperti
perawat, bidan, analis kesehatan, ahli gizi, ahli kesehatan lingkungan dan
penangungjawab program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga.(adv)